Inilah 4 Manfaat Membukukan Hasil Penelitian
Selain mengajar, dosen punya tanggung jawab melakukan penelitian. Penelitian bisa dilakukan secara mandiri maupun kerja sama dengan instansi tertentu.
Setelah melakukan penelitian, dosen pun bisa mempublikasikan hasil penelitiannya. Setidaknya ada dua alternatif cara yang biasa dilakukan oleh dosen untuk mendokumentasikan karya ilmiah yang dibuatnya yaitu dalam bentuk jurnal atau buku. Jurnal menjadi salah satu output hasil penelitian dosen yang sering digunakan untuk mendokumentasikan karya ilmiah. Hal tersebut menjadi wajar mengingat jurnal tidak membutuhkan banyak tulisan dan relatif menjelaskan satu laporan penelitian secara lebih ringkas. Selain itu, karya ilmiah dosen yang didokumentasikan dalam bentuk jurnal tersebut berpeluang untuk dibaca oleh khalayak internasional melalui jurnal internasional. Dengan demikian, tidak sedikit dosen yang tertarik untuk mendokumentasikan tulisannya dalam bentuk jurnal. Meskipun demikian, tidak sedikit juga dosen yang memilih untuk mendokumentasikan hasil penelitiannya dalam bentuk buku. Setidaknya ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh dosen ketika karyanya bisa didokumentasikan dalam bentuk buku.
Pertama, hasil penelitian yang didokumentasikan dalam bentuk buku dapat menjadi dokumentasi pribadi dari dosen yang bersangkutan. Selain itu, buku tersebut juga akan menjadi referensi pribadi ketika dosen yang bersangkutan sedang melakukan penelitian lanjutan yang lebih komprehensif. Dokumentasi dalam bentuk buku juga akan mempermudah dosen dalam melihat kembali hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Selain itu, dosen juga akan terinspirasi kembali untuk melakukan penelitian yang serupa, tetapi memiliki sudut pandang yang berbeda.
Kedua, hasil penelitian atau gagasan dosen yang didokumentasikan oleh dosen dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dalam proses perkuliahan. Hal tersebut tentu akan mempermudah dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan yang sesuai dengan silabus yang telah ditentukan. Selain itu, mahasiswa juga akan terbantu dengan buku dari dosen yang bersangkutan. Bahkan mahasiswa juga dapat memberikan tanggapan, gagasan, atau kritik terhadap tulisan dosen yang didokumentasikan dalam bentuk buku tersebut.
Baca juga Wirausaha dari Kampus: Menumbuhkan Semangat Berwirausaha melalui IBT
Ketiga, pendokumentasian gagasan atau karya ilmiah dalam bentuk buku merupakan bentuk nyata sumbangsih dosen terhadap dunia pendidikan. Terlebih lagi ketika hasil riset yang didokumentasikan tersebut berada di toko buku dan mudah dicari oleh orang-orang yang membutuhkan tulisan tersebut sebagai referensi. Hal tersebut tentu menjadi kepuasaan tersendiri bagi dosen ketika tulisannya dapat dibaca dan menjadi inspirasi bagi orang lain.
Keempat, banyaknya hasil penelitian, karya ilmiah, atau tulisan dosen yang didokumentasikan dalam bentuk buku dapat dijadikan acuan untuk melihat produktivitas dosen dalam mengembangkan dunia keilmuan. Dosen dengan publikasi yang banyak apabila dibandingkan dengan dosen yang hanya memiliki sedikit publikasi tentu akan memunculkan kesan yang berbeda di mata mahasiswa ataupun lingkungan akademis lainnya. Banyaknya tulisan yang didokumentasikan dalam bentuk buku secara tidak langsung juga akan menunjang karir dosen ke arah yang lebih bagus.
(BW)




